Tari Sirih Kuning Betawi

Riverspace.org – Tari sirih kuning merupakan kesenian tari yang berasal dari Betawi, Provinsi Jawa Barat. Tarian ini termasuk jenis tari penyambutan dan pergaulan untuk kaula muda-mudi di daerah Betawi.

Biasanya, dalam setiap pertunjukan tarian ini akan dibawakan secara berkelompok atau perseorangan laki-laki dan perempuan. Tarian ini pada mulanya muncul sebagai hasil pengembangan dari tari cokek.

Bukan hanya itu saja, tarian ini juga kerap ditampilkan untuk pengiring pengantin Betawi ketika proses penyerahan sirih dare oleh pengantin laki-laki.

Lantas apa saja sih sejarah, gerakan dan keunikan tarian ini? Oleh sebab itu, untuk mengetahuinya saya akan memberikan penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Tari Sirih Kuning

pengertian tarian sirih

Kesenian tari sirih kuning ini berasal dari daerah Betawi, seperti yang telah saya sebutkan diatas. Dulunya tarian ini banyak ditampilkan secara berpasangan dengan menggunakan iringan musik khas Betawi yakni Gambang Kromong.

Selain itu, tarian ini juga banyak digunakan sebagai bentuk penyambutan atau memeriahkan dalam sebuah acara. Kesenian ini memang tidak jauh berbeda dengan tari cokek Betawi sebab pada dasarnya adalah pengembangan yang dilakukan dari tarian tersebut.

Sejarah Tari Sirih Kuning

Asal mula adanya tarian sirih

Memang benar, awal mula sejarah tari sirih ini muncul dari pengembangan tarian leluhurnya, yakni tari cokek. Tari cokek sendiri merupakan tari permainan dan pergaulan masyarakat Tionghoa di daerah pesisir Betawi ketika jaman penjajahan Belanda.

Tarian ini ditampilkan secara berpasangan oleh penari laki-laki dan perempuan.

Pada awal perkembangannya, tari sirih kuning masih dilakukan secara berpasangan dengan posisi diberi jarak dan tidak saling bersentuhan. Akan tetapi seiring berkembangnya jaman, penampilan tari ini tidak wajib berpasangan.

Hingga saat ini, tarian khas Betawi ini akan dipertunjukkan oleh sekelompok penari perempuan saja.

Tarian ini dapat dilakukan juga ketika pengantin laki-laki akan menyerahkan sirih dare, yakni tanda persembahan untuk mengajak pengantin wanita duduk bersanding.

Sirih dare tersebut berupa empat belas lembar daun sirih dengan posisi tujuh lembar berada di sisi kanan dan tujuh ada di sisi kiri. Semua daun sirih tersebut dilipat terbalik membentuk kerucut terbalik.

Sedangkan bagian tengah dari sirih dare akan diberi setangaki mawar merah dan lembaran uang dengan pecahan tertinggi Rp.100.000 hingga terkecil Rp.1.000.

Semua rangkaian sirih dare tersebut adalah sebagai lambang cinta dan kasih sayang seorang suami yang tinggi terhadap istrinya.

Baca Juga Tari Puspanjali

Fungsi Dan Tujuan Tari Sirih Kuning

Maksud dan tujuan tarian

Fungsi tarian sirih kuning ini bisanya digunakan untuk mengiringi prosesi pernikahan adat Betawi. Selain itu, tarian ini juga difungsikan untuk menyambut para tamu kehormatan dan merayakan berbagai acara lain seperti khitanan, 17 Agustusan dan lain-lain.

Pastinya penampilan tari ini dapat menghibur masyarakat yang sedang hadir dalam acara-acara tersebut. Sedangkan tujuan utama dari tarian ini adalah sebagai sarana melestarikan budaya luhur yang saat ini mulai hilang tergerus oleh perkembangan jaman.

Kostum Dan Properti Tarian

Pakaian tarian sirih

Dalam segi kostum, para penari sirih kuning akan menggunakan baju atasan tradisional khas Tionghoa.

Para penari wanita akan menggunakan baju kebaya berbahan sutra. Sementara penari laki-laki akan menggunakan baju longgar dengan bagian lengan yang panjang.

Untuk baju kostum bagian bawahnya berupa kain batik tradisional Betawi dengan motif tanduk atau celana panjang berbahan sutra dengan warna senada dengan baju atasan.

Dalam segi properti, para penari sirih kuning biasanya akan menggunakan hiasan kepala berupa bunga, kerudung, atau cadar khas dari Betawi untuk wanita. Sedangkan untuk penari pria biasanya akan menggunakan kain berbentuk kerucut atau topi.

Untuk aksesoris berupa ikat pinggang dapat digunakan oleh penari pria dan wanita. Sementara untuk properti selendang dipakai untuk menarik para penonton supaya mau ikut menari atau menarik penari perempuan ketika gerakan berpasangan.

Selendang tersebut akan dikalungkan oleh penari pria kemudian diikatkan di pinggang penari perempuan apabila tidak berpasangan.

Musik Pengiring Tarian Sirih Kuning

iringan tari sirih

Iringan musik yang digunakan dalam tarian ini berupa gambang kromong serta alat-alat ,musik tradisional khas Betawi. Semua alat musik tersebut akan dipadukan dengan alat musik gesek Tionghoa, yakni sukong, tehyan, dan kongahyan yang berguna sebagai bass.

Lagu yang digunakan dalam tarian ini berupa sirih kuning yang liriknya menceritakan tentang pemuda yang sedang menyatakan perasaannya kepada wanita pujaan hatinya, serta ingin bersanding dengannya.

Genre yang dianut lagu sirih kuning adalah jenis pop Melayu. Keunikannya syair lagunya adalah seperti berbentuk pantun dengan pola a-b-a-b dan a-b-a-a.

Baca Juga Tari Piring

Gerakan Tari Sirih Kuning

Ragam Gerak

Gerakan yang terdapat dalam tari sirih kuning sendiri dibagi menjadi 3 macam, yakni sikap awal, nandak dua, dan gerak sembah. Penjelasan lebih lengkap tentang gerak tersebut yakni:

1. Sikap Awal

Gerakan sikap awal pada tarian sirih kuning terdiri:

  • Kaki para penari merenggang hingga membentuk huruf V.
  • Kemudian disusul dengan gerakan merentangkan tangan dengan cara mengangkatnya agak setengah keatas dengan telapak tangan mengarah ke atas atau depan.
  • Bagian badan penari wanita tegap lurus, namun telapak kaki agak direndahkan ke bawah.
  • Pinggang para penari akan ditonjolkan ke belakang, ciri khas dari gerakan ini seperti menirukan bebek (disebut gerakan mendakak). Apabila sedang ditampilkan secara berpasangan, maka posisi badan penari pria agak condong ke depan.
  • Sementara untuk bagian kepala para penari lurus ke depan.

2. Nandak Dua

Gerakan nandak dua pada tarian sirih kuning terdiri:

  • Badan para penari posisi tegap dan sedikit agak merendah.
  • Kemudian bagian tangan penari akan diayunkan keatas secara bergantian kanan dan kiri dengan gerakan telapak tangan membuka dan menutup.
  • Bagian kaki kanan dan kiri para penari akan bergerak melangkah ke depan secara silih berganti mengikuti gerakan tangan. Kemudian kembali ke posisi awal secara bergantian dengan posisi mengayunkan kaki atau seperti sedang menggenjot.
  • Untuk bagian kepala akan berlenggok mengikuti arah gerakan tangan.
  • Semua gerakan kedua ini hitungannya adalah 4×8.

3. Gerak Sembah

Gerakan sembah pada tarian sirih kuning terdiri:

  • Salah satu bagian kaki penari akan dilipat ke bawah sejajar dengan lantai duduk bersimpuh dan bagian kaki satunya melekuk layaknya posisi orang memberikan sembah.
  • Bagian ujung kedua tangan akan menyatu dengan posisi mengarah ke bagian depan.

Penataan Panggung Tari Sirih Kuning

Setting panggung

Tarian ini dapat ditampilkan diatas panggung atau lantai, bisa juga dua-duanya.

Sebab tarian ini digunakan untuk mengiringi prosesi pernikahan dan memberikan jalan bagi keduanya untuk melewati para penari. Maka dari itu, sebaiknya jarak yang diberikan antar barisan sekitar 3 hingga 5 meter.

Untuk kursi para tamu juga sebaiknya diposisikan agak jauh dari penari. Hal ini dilakukan untuk menghindari para tamu undangan terkena gerakan dari penari.

Sementara untuk panggungnya bisa menyesuaikan dengan jumlah penari sirih kuning itu sendiri. Saran saya sih sebaiknya gunakan sekitar 4 x 6 meter bisa juga lebih.

Pola Lantai Tari Sirih Kuning

Jenis pola lantai tarian

Apabila tarian sirih kuning dilakukan secara berpasangan, maka pola lantai berdua-dua dan menyesuaikan dengan pasangan masing-masing.

Sementara jika penarinya hanya perempuan saja, maka biasanya menggunakan pola lantai baris V atau bisa juga berbaris selang-seling zig-zag.

Untuk pola lantai yang wajid ada dalam tarian sirih kuning adalah jenis pola lantai dua baris lurus dan diberi jarak antar baris.

Baca Juga Tari Ronggeng

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja penjelasan yang dapat saya berikan untuk Anda tentang tari sirih kuning dari Betawi ini. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menambah pengetahuan dalam bidang budaya, serta dapat membantu menyelesaikan tugas Anda.

Tinggalkan komentar