Daur Hidup Obelia

Riverspace.org – Sebenarnya , daur hidup Obelia sp itu tidak jauh berbeda dengan daur hidup aurelia aurita yang mengalami proses metagenesis (pergiliran keturunan).

Walaupun Obelia sp berbeda dengan filum aurelia aurita, akan tetapi kedua hewan ini mempunyai perlakuan yang hampir sama.

Namun apakah kalian masih belum tau proses daur hidup dari Obelia sp ini? Daur hidup dari hewan satu ini cukup unik kok, berbeda dari daur hidup kucing, semut yang mengalami metamorfosis, sebab Obelia sp ini mengalami metagenesis.

Obelia sp sendiri adalah hewan laut yang hidup secara berkelompok atau berkoloni. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya sudah saya berikan dibawah ini ya, silahkan kepoin aja.

Sekilas Tentang Obelia sp

Mengenal hewan Obelia sp

 

Sebelum kita kalian mempelajari daur hidup dari Obelia sp, alangkah lebih baiknya pahami dulu tentang hewan satu ini. Obelia sp merupakan salah satu contoh hewan yang termasuk ke dalam golongan filum Coelenterata.

Obelia sp yang termasuk ke dalam golongan Coelenterata adalah hewan yang mempunyai gastrovaskuler. Coelenterata sendiri termasuk bagian dari delapan filum dalam klasifikasi kingdom animalia.

Di dalam sebuah koloni Obelia sp di laut, tentunya terdapat hydrozoa yang berguna untuk menempelkan tubuh Obelia di suatu permukaan. Hydrozoa mempunyai fungsi yang sama dengan akar pada tumbuhan lumut.

Hydzoroa sendiri adalah akar yang memiliki bentuk hampir sama dengan benang dan arahnya horizontal. Sedangkan Hydrocaulus adalah sebutan dari tabung tegak yang tumbuh dari hydrozoa.

Habitat Obelia sp berada di dasar laut dan menempel pada suatu substrat tertentu. Tempat yang biasa digunakan Obelia sp untuk menempel adalah batu, permukaan rumput laut, kayu dan lain sebagainya.

Biasanya hewan ini juga bisa ditemukan di lautan dangkal dengan kedalaman kurang lebih 80 M. Banyak juga yang menyebut Obelia sp dengan sebutan “sea fur” sebab hidupnya secara berkoloni dan mirip seperti bulu.

Ciri-ciri Obelia sp

Karakteristik dari Obelia sp

Tidak jauh berbeda dengan hewan pada umumnya, Obelia sp juga memiliki ciri-ciri khusus. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Obelia sp, antara lain:

  1. Hidup melekat atau sesil di suatu substrat di dasar laut atau perairan dangkal.
  2. Tidak bisa hidup sendiri atau hidup secara berkoloni.
  3. Obelia sp muda adalah berupa medusa dan apabila sudah dewasa berupa polip.
  4. Tempat melekat Obelia sp dewasa adalah hydrozoa.
  5. Melalui metagenesis dari fase seksual dan fase aseksual.
  6. Di bagian tengah tubuhnya ada rongga besar.
  7. Mempunyai tentakel.
  8. Bentuk tubuhnya simetri radial.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Nyamuk

Tahapan Daur Hidup Obelia sp

Contoh gambar daur hidup Obelia sp

Selama masa hidupnya, mulai ketika lahir hingga menjadi dewasa, obelia sp mempunyai dua bentuk yakni medusa dan polip. Hal ini disebabkan Obelia sp akan mengalami metagenesis atau pergantian keturunan.

Namun sebenarnya urutan dari daur hidup Obelia sp terdiri dari:

  • Polip
  • Medusa
  • Zigot
  • Blastula
  • Planula.

Namun dari kelima tahapan tersebut akan saya persingkat lagi menjadi 4 fase atau tahapan, antara lain sebagai berikut:

1. Dua Jenis Polip

Daur hidup Obelia sp akan diawali dari dua jenis polip, yakni polip reproduktif dan polip nutrisi. Polip nutrisi disini berperan dalam mendapatkan nutrisi yang nantinya digunakan untuk energi dalam perkembangan Obelia sp selanjutnya.

Sedangkan polip reproduktid akan melakukan reproduksi secara vegetatif melaui tunas, sebab polip reproduktif mempunyai tentakel.

2. Tunas Medusa

Hasil dari proses reproduksi vegetatif polip adalah tunas medusa. Kemudian tunas medusa akan dilepaskan ke perairan bebas oleh polip dan tunas medusa akan tumbuh menjadi medusa dewasa yang terdiri dari jantan dan betina.

3. Pembuahan

Selanjutnya akan terjadi reproduksi secara generatif yakni medusa jantan akan mengeluarkan sel sperma dan medusa betina akan mengeluarkan sel teluer.

Selain itu, terjadi juga pembuahan secara eksternal atau berada di luar tubuh Obelia sp. Untuk sel telur yang sudah dibuahi akan berubah menjadi zigot. Medusa yang sudah mengeluarkan sel gamet akan segera mati.

4. Terbentuk Planula

Daur hidup Obelia sp akan berlanjut dari zigot yang terus berkembang menjadi blastula dan mempunyai lapisan tunggal. Maka butuh beberapa waktu supaya lapisan pada blastula akan berkembang dan berkumpul membentuk gastrula.

Gastrula kemudian akan mengalami perpanjangan dan lapisan luarnya berubah menjadi silia. Biasanya bentuk tersebut dinamakan sebagai planula.

Pada saat planula sudah terbentuk secara sempurna, ia akan melekat pada substrat. Menempelnya planula di substrat menjadi pertanda bahwa siklus pnaluna sudah berakhir.

Planula yang sudah menempel pada substart akan membentuk suatu koloni baru lagi. Lalu akan terjadi lagi siklus daur hidup Obelia sp dari awal hingga akhir.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Semut

Macam-macam Koloni Obelia sp

Macam-macam Obelia sp

Pada umumnya koloni hewan laut ada lebih dari satu jenis zooid atau yang biasa disebut dengan istilah polimorfik. Di dalam daur hidup Obelia sp akan berubah bentuk, meskipun mengalami perubahan bentuk, namun mereka akan tetap berkoloni.

Ada lapisan kitin berwarna kekuningan (perisarc) yang berguna untuk menyelimuti koloni Obelia sp. Berikut ini adalah beberapa macam koloni Obelia sp, antara lain:

1. Medusa

Bentuk Obelia sp yang bisa berenang dengan bebas di perairan adalah medusa. Sedangkan bentuk medusa Obelia sp hampir sama dengan payung atau setengah bulat dan setiap medusa memiliki jenis kelamin yang berbeda.

Untuk medusa jantan bisa menghasilkan sperma dan medusa betina bisa menghasilkan sel telur. Kedua sel gamet tersebut akan dibutuhkan untuk melakukan reproduksi secara seksual.

2. Hydranth (Polip Nutrisi)

Polip ini memiliki peranan untuk mendapatkan nutrisi dan sering disebut dengan gastrozooid.

Setiap polip nutrisi mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, ada yang kecil dan ada yang besar. Biasanya hydrant mempunyai bentuk hampir sama dengan tabung dan menempel pada hydrocaulus.

Bentuk ini juga mempunyai mulut yang berfungsi untuk memperoleh nutrisi dan berada di bagian atas tubuh.

Obelia sp ternyata memiliki sistem pencernaan yang sangat simple dan sederhana serta sama sekali tidak kompleks seperti manusia. Ketika makanan sudah dicerna akan menghasilkan sisa dan dikeluarkan kembali lewat mulut.

3. Gonangium (Polip Reproduktif)

Polip reproduktid mempunyai peranan dalam perkembang biakan Obelia sp. Tidak sama layaknya polip nutrisi yang mempunyai tentakel, polip reproduksi tidak memiliki bagian tentakel.

Selain itu, pada polip reproduktif juga terjadi perkembang biakan Obelia sp secara vegetatif. Maka hasil dari reproduksi vegetatif polip reproduktif adalah tunas medusa yang mempunyai bentuk mirip dengan ubur-ubur.

Metagenesis Obelia sp

Metagenesis hidup dari Obelia sp

Jika Anda sudah mempelajari semua penjelasan diatas, namun apakah Anda sendiri sudah mengerti apa itu metagenesis? Metagenesis merupakan pergiliran keturunan atau perubahan bentuk yang akan dialami oleh makhluk hidup.

Seperti halnya yang sudah saya sedikit saya jelaskan sebelumnya, bahwa daur hidup Obelia sp menggunakan metagenesis bukan metamorfosis.

Prosesnya akan diawali dengan bentuk polip yang merupakan generasi Obelia sp bersifat vegetatif. Melalui fase pertunasan polip akan bisa menghasilkan polip nutrisi dan polip reproduktif.

Polip reproduktif akan berperan dalam reproduksi vegetatif dan menghasilkan medusa. Polip adalah diploid (2n) dan hasil pertunasnnya juga akan diploid. Sedangkan medusa yang dihasilkan oleh polip reprodukstif akan berenang bebas di perairan laut.

Medusa pertunasan tidak akan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan medusa baru. Namun medusa nantinya akan bisa menghasilkan gamet yang kemudian mengalami perubahan dan membentuk koloni baru.

Nah, perubahan bentuk seperti inilah yang dimaksud dengan metagenesis pada Obelia sp.

Meskipun polip dan medusa mempunyai bentuk yang berbeda antara satu sama lain, namun keduanya memiliki kesamaan. Beberapa kesamaan antara polip dan medusa adalah:

  • Kedua bentuk tersebut adalah simetri radial.
  • Tertata secara diploblastik, yakni lapisan luar (ektodermal) dan lapisan dalam (endodermal).
  • Polip dan medusa memiliki mulut namun tidak memiliki anus. Manubrium adalah letak mulut medusa dan hipostrom adalah letak mulut polip.
  • Bagian mulut medusa dan polip berguna untuk menyerap makanan dan mengeluarkan sisa makanan.
  • Termasuk ke dalam jenis hewan karnivora.
  • Keduanya sama-sama memiliki alat pencernaan yang homolog.
  • Pencernaan dilakukan secara intraseluler dan ekstraseluler.
  • Lapisan bawah polip sama dengan lapisan luar pada medusa.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Kupu-Kupu

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja sedikit penjelasan singkat yang bisa saya berikan untuk Anda tentang proses atau tahapan daur hidup Obelia sp yang melalui metagenesis. Semoga dengan adanya artikel yang saya tulis dalam blog ini bisa sedikit membantu menambah pengetahuan Anda.

Tinggalkan komentar