Daur Hidup Lebah

Siklus atau tahapan daur hidup lebah termasuk kategori hewan yang mengalami proses metamorfosis sempurna. Metamorfosis lebah akan diawali dari telur yang menetas, lalu tumbuh memasuki fase larva, berkembang lagi menjadi pupa, hingga akhirnya menjadi imago (lebah dewasa).

Siklus daur hidup ini juga berlaku pada jenis lebah madu, sebab masih termasuk kategori lebah. Lebah sendiri biasanya akan hidup secara berkelompok atau berkoloni, maka lebah ratu akan bertanggung jawab di bagian proses suatu koloni lebah madu.

Lalu, kenapa sih lebah kok bisa dikatakan mengalami metamorfosis sempurna? Jawabannya mudah saja, sebab lebah pada tahap daur hidupnya mengalami perubahan bentuk atau fisik selama hidupnya.

Penasaran kan dengan pembahasannya? Yuk langsung saja kalau begitu kepoin aja dibawah ini.

Lebah dan Habitatnya

Ilustrasi fase metamorfosis sempurna lebah

Sebelum masuk pada pembahasan tahapan daur hidup lebah, maka akan lebih baik jika Anda memahami terlebih dulu tentang definisi dari lebah. Lebah sendiri adalah jenis serangga yang sangat suka hidup berkelompok atau berkoloni.

Namun ada juga beberapa jenis lebah yang tidak suka hidup secara berkelompok. Semua spesies lebah termasuk golongan Ordo Hymenopetera atau suku Apidae (serangga dengan sayap selaput).

Lebah ternyata memiliki spesies yang sangat banyak sekali dan beragam. Sekarang ini kurang lebih sudah ditemukan 20.000 spesies lebah yang bisa ditemukan dengan mudah di semua benua, kecuali Antartika.

Jenis serangga ini mempunyai dua pasang sayap dan tiga pasang kaki. Sebagian dari spesies lebah memiliki spesies antena berjumlah dua yang berada di atas kepalanya sebagai sensor.

Biasanya suatu kelompok lebah akan selalu mempunyai sarang yang mereka buat secara bersama-sama. Untuk tempat tinggal yang disukai lebah biasanya berada diatas bukit, atap-atap rumah, dan pohon kayu.

Namun sarang lebah bisa dibuat dimana saja, asalkan tempat tersebut dianggap lebah nyaman. Lebah akan membuat sarang dengan menggunakan perekat getah pohon atau yang biasanya disebut propolis.

Bukan itu saja, lebah juga memiliki kelenjar-kelenjar lebah betina muda (malam) untuk digunakan sebagai bahan membuat sarang. Makanan utamanya biasanya beruba serbuk sari dan nektar yang terdapat pada bunga.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Katak

Siklus Daur Hidup Lebah (Metamorfosis Sempurna)

Ilustrasi gambar tahapan daur hidup lebah

Setelah memahami definisinya, maka seperti yang telah sedikit saya jelaskan diatas, bahwa lebah mengalami metamorfosis sempurnya. Artinya siklus daur hidup lebah akan diawali dari telur > Larv > Pupa > Imago (lebah dewasa0.

Untuk lebih mudahnya, coba perhatikan penjelasan dibawah ini:

1. Telur

Tahapan daur hidup lebah yang pertama kali adalah telur yang dimulai pada saat lebah betina atau ratu lebah bertelur. Ratu lebah sendiri biasanya akan meletakkan telur-telurnya di dalam sebuah sarang yang dibuat oleh satu koloni.

Sebab sarang lebah terbagi menjadi banyak sel yang masing-masing sel biasanya di isi oleh 1 telur saja. Penting juga untuk Anda ketahui bahwa telur lebah mempunyai ukuran sekitar 1,7 mm, jadi sangat kecil dan sulit jika dilihat oleh mata telanjang.

Ada hal menarik dari telur lebah, yakni pembagian menjadi 3 kasta oleh ratu lebah. Kasta yang dimaksud adalah tingkatan yang mana di setiap tingkatan mempunyai perbedaan dalam hal pertumbuhan.

Ketiga kasta tersebut adalah lebah prajurit, lebah pekerja dan lebah calon ratu. Setiap telur dengan kasta berbeda akan diletakkan oleh ratu lebah di sel sarang yang berbeda pula.

Untuk telur yang akan menjadi lebah pekerja biasanya mempunyai sel sarang yang justru semakin besar jika dibanding kasta lainnya.

Telur dari lebah sangat kecil dan bentuknya mirip dengan butiran beras. Pada umumnya telur lebah akan menetas dan keluar menjadi larva setelah menjalani proses dari awal diletakkan pada sarang tersebut. Bisa dibilang proses ini berjalan cukup cepat dibanding perubahan telur ke larva pada hewan lain.

2. Larva

Setelah tiga hari lebah ratu meletakkan telur-telurnya di dalam sarang, maka telur tersebut akan menetas menjadi larva. Larva lebah sendiri mempunyai warna putih layaknya beras, namun posisi larva ini meringkung di dalam sel sarang seperti belatung.

Ketika menjalani tahap ini, larva lebah biasanya akan banyak dicari untuk dijadikan pakan ikan atau untuk memancing. Larva lebah akan tumbuh dengan cepat dan akan berganti kulit sebanyak 5 kali sebelum pada akhirnya menjadi pupa.

Sebab di dalam tahap metamorfosis ini, lebah akan menjadi sangat rakus, bisa memakan hingga 1.300 kali dalam sehari. Makanan larva ini biasanya serbuk sari yang akan dibawa para lebah pekerja ke dalam sarang mereka.

Larva akan memakan makanan tersebut kurang lebih selama 5 hari, ukurannya bisa bertumbuh menjadi besar jika dibandingkan dengan ukuran sebelumnya.

Ketika sudah selesai menjalani tahap atau fase terakhir, lebah pekerja akan menutup kembali sel sarangnya dengan lilin lebah untuk mengunci dan menjadi awal mula larva memasuki tahap pupa.

3. Pupa

Seperti yang telah saya jelaskan diatas, siklus daur hidup lebah jika sudah berhasil menjalani tahap larva kemudian akan berubah menjadi pupa. Tahap pupa lebah akan berlangsung selama 12 hari dan dalam kurun waktu tersebut, calon lebah dewasa akan mengalami banyak pembentukan dan penyempurnaan organ tubuh mereka.

Di dalam tahap ini, organ lebah seperti mata, kaki, dan sayap sudah mulai terbentuk dengan baik. Mata larva yang sebelumnya berwarna merah-kemerahan akan berubah lagi menjadi ungu lalu menjadi hitam.

Ketika sudah memasuki hari ke 12, lebah sudah tumbuh bulu-bulu halus, kemudian memakan lilin yang sebelumnya digunakan untuk menguncinya di dalam sel. Setelah habis memakan lilin, maka lebah akan keluar dan menjadi imago (lebah dewasa).

4. Imago (Lebah Dewasa)

Tahap terakhir dari siklus daur hidup lebah ketika sudah menjalani tiga tahapan sebelumnya adalah akan keluar menjadi lebah dewasa. Mereka akan keluar dari sel sarang dan melakukan tugas masing-masing berdasarkan kasta yang sudah ditentukan.

Lebah pekerja akan bertugas untuk membuat sarang dan mencari makan, sedangkan lebah prajurit akan menjaga keamanan, dan lebah ratu akan bertugas melakukan proses reproduksi.

Pasti kalian bertanya-tanya, kenapa kok bisa disebut lebah ratu? Sebab disini ratu lebah adalah kunci untuk melanjutkan keturuannya nanti.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Fasciola Hepatica (Cacing Hati)

Klasifikasi Lebah

Gambar hewan lebah

Setelah mengetahui penjelasan diatas, ada baiknya jika Anda mempelajari klasifikasi dari lebah, antara lain:

Kingdom:Animalia (hewan)
Phylum:Arthropoda (hewan berkaki buku-buku atau beruas-ruas)
Class:Insecta (golongan serangga)
Ordo:Hymenoptera (mempunyai 2 pasang sayap seperti selaput dan tipe mulut menggigit)
Family:Apidae
Genus:Apis
Spesies:Apis andreniformis, Apis cerana, Apis nigrocineta, Apis dorsata, Apis florea, Apis koschevnikovi, Apis labiriosa, Apis mellifera.

Manfaat Seputar Lebah

Gambar manfaat daur hidup lebah madu

Lebah merupakan salah satu hewan jenis serangga yang memiliki banyak manfaat, oleh karena itu banyak sekali orang beternak lebah, apalagi lebah madu. Sebab manfaat utama yang bisa diambil dan memiliki nilai jual tinggi adalah madu dengan kandungan gizi banyak.

Akan tetapi, lebah juga tidak hanya dimanfaatkan dari hasil madunya saja, berikut ini ada beberapa manfaat dari lebah, antara lain:

1. Manfaat Sarang Lebah

  • Bisa digunakan sebagai obat anti peradangan.
  • Dapat digunakan sebagai obat anti bakteri, virus dan jamur.
  • Bisa digunakan sebagai obat anti-oksidan herbal atau alami.

2. Manfaat Serangga Lebah

  • Membantu kelangsungan penyerbukan tanaman.
  • Bisa dijadikan alat untuk terapi pada tubuh manusia.
  • Dapat dijadikan sebagai makanan bernama “bothok tawon” oleh sebagian masyarakat.
  • Untuk larva lebah biasanya banyak digunakan sebagai pakan ikan atau umpan memancing.

3. Manfaat Madu Lebah

  • Mempunyai kandungan gizi yang banyak sekali.
  • Bisa dijadikan sebagai obat alergi.
  • Bisa jadi obat untuk meredakan batuk.
  • Dapat meningkatkan tingkat daya ingat pada otak anak.

Tips Mengatasi Sengatan Lebah

Cara mengatasi sengatan lebah

Sebagai tambahan dari penjelasan seputar lebah, saya akan memberikan sedikit tips atau cara untuk mengatasi jika Anda terkena sengatan dari lebah. Sebab sengatan dari hewan ini akan mengakibatkan rasa nyeri tajam, gatal perih hingga kulit membengkak.

Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:

  1. Cuci dulu bagian yang terkena sengatan lebah menggunakan air dan sabun untuk mengeluarkan racunnya.
  2. Kompres bagian tersebut menggunakan perasan air dingin untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  3. Kondisikan luka agar tetap bersih dan kering, untuk mencegah infeksi.
  4. Tutup atau balut luka tersebut menggunakan kain apabila di butuhkan.
  5. Gunakan krim hidrokortison, atau obat athihistamin apabila gatal dan iritasi terjadi.
  6. Coba konsumsi obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, apabila nyeri tidak tertahankan.
  7. Pertimbangkan juga melakukan suntik tetanus, beberapa hari setelah sengatan terjadi.
  8. Apabila  terjadi syok anafilaktif setelah di sengat lebah, maka suntikan obat epinefrin supaya bisa menstabilkan peredaran darah.
  9. Melakukan Resusitasi jantung paru (RJP), apabila pernapasan berhenti sejenak, serta berikan oksigen dan obat lain seperti kortikosteroid atau anti-alergi untuk membantu pernapasan.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Kambing

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja dulu informasi yang bisa saya berikan untuk Anda tentang tahapan atau fase daur hidup lebah. Semoga dengan adanya artikel yang saya berikan dalam blog ini bisa membantu dan memberikan sedikit informasi tambahan untuk Anda.

Tinggalkan komentar