Daur Hidup Kambing

Daur hidup kambing adalah suatu proses perkembangan kambing dari lahir hingga tumbuh dewasa dan bisa menghasilkan keturunan yang baru.

Kambing juga termasuk salah satu hewan ternak yang memiliki banyak manfaat. Hampir seluruh bagian tubuh dari kambing bisa dijadikan sesuatu yang berguna bagi manusia, tentunya bermanfaat.

Hingga sampai kotoran dari kambing bisa dimanfaatkan dengan cara diolah menjadi pupuk penyuburan tanah. Dalam melakukan peternakan, tentunya akan perlu mempelajari daur hidup dari kambing.

Kok bisa begitu ya? Sebab akan lebih memudahkan Anda untuk melakukan perawatan ketika sudah mengetahui fase atau tahapannya. Oleh karena itu, yuk pelajari disini tahapannya.

Pengertian Kambing dan Klasifisinya

Contoh gambar proses daur hidup kambing dan penjelasan

Sebelum masuk ke bab tahapan daur hidup kambing, alangkah baiknya Anda memahami terlebih dulu tentang pengertian dan ciri-ciri dari kembing.

Kambing merupakan hewan yang termasuk ke dalam kelas mamalia serta memiliki tulang belakang. Kambing akan berkembang biak dengan cara melahirkan atau bisa disebut melalui daur hidup tanpa metamorfosis.

Di dalam satu kali fase kelahiran, kambing betina biasanya akan melahirkan sekitar 1-3 anak kambing. Dalam kurun waktu setahun, kambing bisa melahirkan dua kali dengan masa kehamilan sekitar 150 hingga 155 hari. Sedangkan untuk umur kambing sendiri akan bertahan hidup sekitar 18 tahun.

Ciri yang paling mudah dilihat dari hewan satu ini adalah memiliki dua pasang kaki dan badannya diselimuti oleh bulu.

Kambing juga mempunyai tanduk di bagian kepalanya yang berguna sebagai sarana mempertahankan diri. Berikut ini adalah klasifikasi ilmiah dari kambing:

Kingdom:Animalia
Filum:Vertebrata
kelas:Mamalia
Ordo:Antiodactyla
Suku:Bovidae
Genus:Capra
Spesies:Capra Aegagrus

Ciri-Ciri Kambing

Gambar ciri-ciri kambing

Tidak jauh berbeda dengan hewan lainnya yang mempunyai ciri-ciri khusus, kambing juga memiliki ciri khasnya tersendiri. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri khusus dari kambing, antara lain:

  • Kambing mempunyai ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan sapi.
  • Ukuran panjang dan berat kambing  cukup beragam tergantung pada spesies.
  • Kambing yang telah dewasa umumnya mempunyai janggut.
  • Tekstur rambut atau bulu kambing cenderung kasar.
  • Memiliki sepasang tanduk pada bagian kepalanya.
  • Memiliki ekor yang tidak terlalu panjang.
  • Pupil pada matanya datar dan cenderung sipit.
  • Perut kambing terdiri dari empat bagian yang bisa membuat sistem pencernaan menjadi lebih efisien.
  • Untuk anak kambing hanya mempunyai perut satu (monogastrik) pada sistem pencernaannya.
  • Proses reproduksi secara seksual atau generatif.
  • Termasuk hewan yang menyusui anaknya (mamalia).
  • Kambing betina memiliki satu pasang puting susu untuk memberikan nutrisi pada anaknya.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Katak

Siklus Daur Hidup Kambing

Ilustrasi gambar daur hidup kambing

Tahapan daur hidup kambing akan dilalui tanpa melalui metamorfosisi sebab pada setiap fasenya tidak mengalami perubahan bentuk.

Perubahan yang akan dialami oleh kambing hanyalah pada sistem pencernaan dan ukuran tubuhnya saja. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini sudah saya berikan penjelasan secara lengkap tentang siklus daur hidup kambing, antara lain:

1. Fase Anak Kambing

Tahapan pertama yang akan dilalui pada daur hidup kambing adalah berawal dari kambing yang baru dilahirkan atau anak kambing. Ukuran fisik dari anak kambing pun cukup beragam, tergantung dari spesies induknya.

Misalnya seperti kambing etawa yang memiliki ukuran berat badan sekitar 3,3 kg. Sedangkan untuk kambing spesies kacang biasanya ukuran berat tubuhnya sekitar 1, 2 kg saja.

Anak kambing akan mempunyai sifat yang sangat bergantung terhadap induknya. Sebab anak kambing masih belum bisa bertahan hidup tanpa dibantu oleh induknya.

Sedangkan pada sistem pencernaan anak kambing sangat berbeda dengan sistem pencernaan kambing dewasa. Sebab anak kambing hanya memiliki perut satu (monogastrik), maka anak kambing akan memperoleh nutrisi dari susu induknya.

2. Fase Menyusui

Susu pertama yang akan keluar dari induk kambing memiliki manfaat sebagai antibodi. Susu tersebut biasanya sering disebut sebagai kolestrum yang membuat imun pada anak kambing menjadi baik.

Tahap menyusui akan berjalan hingga anak kambing memasuki usia sekitar 5 hingga 6 bulan. Hal ini disebabkan oleh anak kambing dengan usia dibawah 1 tahun giginya masih belum permanen.

Di dalam tahap menyusui anak kambing akan belajar mengunyah makanan. Tujuannya adalah supaya ruman (salah satu bagian dari 4 perut kambing dewasa) terangsang perkembangannya.

Tidak sedikit juga para peternak akan memerah susu kambing di dalam tahap ini. sebab susu kambing mempunyai banyak khasiat yang baik bagi tubuh manusia.

3. Fase Kambing Dewasa

Tahap selanjutnya dari siklus daru hidup kambing setelah fase menyusui anak kambing akan berubah menjadi kambing dewasa.

Kambing yang sudah memasuki usia dewasa akan mulai ikut membaur dengan lingkungan sekitarnya. Umumnya kambing dewasa akan berbaur dengan kambing lain, bahkan bergabung dalam status sosialnya.

Namun hal ini berbeda dengan kambing jenis liaran. Sebab kambing liar dewasa akan cenderung suka hidup secara soloter atau menyendiri. Di dalam suatu habitat yang akan memimpin kelompok adalah kambing yang paling tua.

Setiap satu kelompok kambing akan terdiri dari 5 hingga 20 ekor kambing. Adapun untuk kambing jantan akan mempunyai tugas penjagaan dalam suatu kelompok.

Ciri-ciri yang akan terlihat jika kambing sudah masuk dewasa adalah sebagai berikut:

  • Fase Pubertas

Pubertas adalah fase antara anak kambing yang akan menuju usia dewasa. Di dalam fase ini, organ reproduksi kambing akan menunjukkan gejala kedewasaan.

Kambing yang organ reproduksinya telah siap umumnya akan menjadi birahi.

  • Fase Tubuh

Termasuk sudah bisa dikatakan dewasa jika bentuk tubuh kambing sudah proporsional. Artinya adalah sudah memenuhi hasrat reproduksi dan siap untuk melakukan reproduksi.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Lebah

4. Fase Birahi

Maksud dari tahapan birahi ini adalah kambing sudah cukup mental melakukan proses perkembang biakan, seperti yang sudah saya singgung sebelumnya. Baik kambing jantan atau betina akan menunjukkan keinginannya untuk melakukan proses perkembang biakan.

Biasanya cara mereka untuk menunjukan keinginanya adalah dengan melakukan hal yang bisa menarik perhatian lawan jenisnya.

Kambing betina akan menggerak-gerakkan ekornya di sekitar kambing jantan. Hal ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperlihatkan keinginannya kepada kambing jantan.

Sementara kambing jantan akan mengeluarkan bau yang berasal dari suatu kelenjar di bagian tanduknya. Tujuan dari perlakukan kambing jantan ini adalah untuk memperlihatkan keinginannya kepada kambing betina.

5. Fase Perkawinan

Setelah kedua kambing tersebut melakukan perlakuan birahi, maka mereka akan melakukan proses perkawinan untuk memperoleh keturunan. Di dalam tahap ini biasanya sering disebut dengan istilah estrus.

Jika pembuahan sel telur oleh sperma berhasil, maka kambing betina akan mengalami ovulasi. Dalam waktu satu tahun , kambing akan mengalami beberapa tahap birahi.

Semua makhluk hidup yang mengalami beberapa kali masa perkawinan dalam satu tahun disebut dengan polyetrus. Oleh sebab itu, tidak heran apabila kambing melakukan beberapa kali perkawinan dalam waktu satu tahun.

6. Fase Kehamilan

Tahap selanjutnya dari siklus daur hidup kambing setelah melakukan proses perkawinan adalah kehamilan. Biasanya usia kehamilan yang akan dialami kambing ternak kurang lebih 150 hingga 155 hari. Sementara untuk kambing liar akan mengalami tahap kehamilan dalam waktu 170 hari.

7. Fase Melahirkan

Tahap terakhir dari siklus daur hidup kambing adalah akan masuk pada masa kelahiran. Sesudah kambing selesai melewati masa kehamilan, maka mereka akan melahirkan anaknya dengan durasi waktu sekitar 15 menit.

Ketika anak kambing lahir, sang induk akan memakan ari-ari yang keluar bersama anak kambing tersebut. Tujuan mereka melakukan hal ini adalah supaya induk mendapatkan nutrisi.

Sebagai cara menghindari pemangsa mencium bau darah dari proses kelahiran, maka induknya akan menjilati anaknya hingga bersih.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Ular

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja sih informasi yang bisa saya berikan untuk Anda tentang siklus daur hidup dari kambing. Semoga dengan adanya artikel dalam blog saya ini bisa membantu dan menambah informasi untuk Anda ya.

Tinggalkan komentar