Daur Hidup Kadal

Riverspace.org – Pada dasarnya siklus daur hidup kadal adalah termasuk contoh hewan yang mengalami siklus daur hidup tanpa metamorfosis. Kok bisa begitu apa alasannya ya kira-kira?

Alasannya sangat mudah sekali, sebab kadal di dalam daur hidupnya tidak mengalami perubahan bentuk layaknya kupu-kupu yang mengalami metamorfosis sempurna.

Nah, namun apakah kalian sendiri sudah mengetahui sebelumnya bahwa ada dua jenis metamorfosis? Jangan-jangan malah belum mengerti sama sekali.

Kebetulan sekali, apabila kalian belum mengetahui jenis dari metamorfosis, saya juga memberikan penjelasannya di dalam artikel ini. Okelah biar tidak semakin penasaran, yuk kepoin aja jenis metamorfosis dan juga daur hidup dari kadal dibawah ini.

Jenis Daur Hidup

Jenis metamorfosis

Seperti yang sudah sedikit saya singgung diatas bahwa terdapat dua jenis siklus daur hidup atau metamorfosis, yaitu dengan metamorfosis dan tanpa metamorfosis. Untuk memudahkan pemahaman kalian, berikut ini adalah penjelasan singkat dari kedua jenis metamorfosis tersebut:

  1. Daur hidup dengan metamorfosis, adalah jenis daur hidup hewan yang akan diawali ketika lahir hingga menjadi dewasa dengan mengalami perubahan bentuk bertahap hingga menjadi dewasa serta bentuk tubuh berbeda dengan induknya.
  2. Daur hidup tanpa metamorfosis, adalah daur hidup hewan yang akan diawali ketika lahir hingga dewas,a bentuk tubuhnya sama dengan sang induk. Untuk jenis hewan yang mengalami daur hidup ini akan tetap mengalami perubahan ukuran tubuh, namun tidak mengalami perubahan bentuk.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Nyamuk

Tahapan Daur Hidup Kadal

Tahapan daur hidup kadal

Siklus daur hidup kadal akan terjadi sarana untuk memperbanyak spesies dan mempertahankan ekosistem hidupnya. Metamorfosis atau daur hidup kadal secara singkatnya dimulai dari telur yang dihasilkan oleh kadal betina yang kemudian jika menetas menjadi anak kadal.

Selanjutnya anak kadal akan tumbuh dewasa dan sudah siap untuk melakukan reproduksi atau berkembang biak sama halnya dengan jenis hewan yang lain ketika sudah memasuki usia dewasa. Untuk penjelasan lebih jelasnya sudah saya terangkan dibawah ini ya.

1. Fase Telur

Tahapan daur hidup kadal akan diawali oleh telur yang dihasilkan dari fertilisasi internal dan juga bersifat ovovivipar banyak menghasilkan telur kuning yang akan tumbuh dan berkembang biak di dalam oviduk (saluran telur) kadal betina. Biasanya telur hewan reptil akan dilapisi oleh albumen serta lapisan pembungkus luarnya lebih keras jika dibandingkan dengan telur hewan amfibi.

Hal itu disebabkan oleh adanya cangkang kalkareus (cangkang kapur) yang dihasilkan dari bagian posterior sebagai shell gland. Sedangkan embrio yang terdapat pada telur kadal dikelilingi oleh amnion, horion, dan alantois.

Semua telur kadal akan selalu dijaga oleh sang induk atau betina supaya tetap hangat, baik di pasir atau pada vegetasi yang busuk. Nah, apabila telur sudah menetas maka akan ditinggalkan begitu saja oleh sang induknya dan mereka akan mempertahankan hidupnya sendiri.

2. Fase Anak Kadal

Apabila semua telur sudah menetas, maka daur hidup kadal akan memasuki fase kedua, yaitu berupa anak kadal. Biasanya anak kadal memiliki naluri untuk berjuang menemukan jalan keluar dari telur dan memenuhi kebutuhan hidup dalam proses permatesa.

Apabila kadal termasuk ovovivipar, maka kadal muda akan dibawa sang induk di tubuhnya dan ditinggal saat sudah lahir. Oleh karena itu, kadal muda akan tumbuh dan berkembang di atas tanah (terestrial) dengan pilihan tempat tinggal sangat bermacam-macam.

Di dalam kelangsungan hidup kadal hingga menjadi dewasa, maka tidak berbeda dengan makhluk lainnya, kadal juga akan membutuhkan makan. Umumnya makanan kadal sangat bermacam-macam, mulai dari buah-buahan, hingga memakan serangga, amfibi, reptil lain dan mamalia kecil.

Selain itu, kadal juga akan melakukan proses respirasi untuk bisa tetap bertahan hidup dan berkembang. Berbeda dengan sistem pernapasan pada jenis serangga yang menggunakan trakea, dan ketika keluar menggunakan paru-paru.

Meskipun kulit kadal bersisik, bukan berarti kulit tersebut digunakan sebagai tempat pertukaran gas. Pada dasarnya kulit kadal yang  bersisik berfungsi untuk proses adaptasinya pada udara yang kering.

Sedangkan di dalam sistem pernapasan kadal, mereka akan dibantu oleh epitelium lembab di sekitar kloaka. Ada berbagai jenis kadal yang mempunyai pundi-pundi hawa atau kantung udara cadangan.

Terdapat dua fase pernapasan pada kadal, yaitu inspirasi dan ekspirasi.

  • Fase Inspirasi

Inspirasi adalah proses memasukkan oksigen ke dalam tubuh dengan cara melewati: hidung – rongga mulut – trakea yang panjang – bronkiolus dalam paru-paru- dari paru-paru O2 kemudian diangkut oleh darah menuju ke seluruh jaringan tubuh.

  • Fase Ekspirasi

Ekspirasi adalah proses pengeluaran karbondioksida dengan cara melewati: jaringan tubuh gas CO2 – diangkut darah menuju jantung – lalu menuju ke paru-paru untuk dikeluarkan – bronkiolus – trakea panjang – anak tekak – rongga mulut, dan bagian akhir melewati hidung.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Ikan

3. Fase Kadal Dewasa

Siklus daur hidup kadal bagian akhir berupa fase kadal dewasa. Sebenarnya terdapat dua jenis kadal dewasa yang sudah siap melakukan reproduksi untuk menghasilkan kadal muda.

Pertama, merupakan jenis kadal yang memerlukan proses berkembangbiak secara generatif seperti hewan pada umumnya adalah proses perkawinan untuk menghasilkan anak. Kedua, adalah jenis kadal yang tidak membutuhkan pasangan dan memiliki kemampuan untuk melahirkan anak sendiri sebab berkembang biak secara aseksual.

Biasanya untuk jenis kadal jantan dewasa, akan menghasilkan bau yang sangat kuat sebagai cara menarik perhatian lawan jenisnya. Bau yang dihasilkan tersebut dari kelenjar yang terdapat pada pangkal ekornya.

Ketika musim kimpoi, jenis kadal jantan akan saling berkelahi, kemudian kadal yang kalah akan jatuh ke tanah dan yang menang akan menjentikkan lidah panjangnya ke tubuh kadal betina. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk mendapat respon dari lawan jenisnya.

Kemudian kadal jantan akan memasukkan salah satu hemipenis mereka ke dalam kloaka kadal betina yang biasa disebut dengan proses kopulasi.

Sedangkan di dalam masa reprosuksi, kadal betina akan berpasangan dengan kadal jantan 5 hingga 6 sekaligus. Oleh karena itu, mereka dapat mengumpulkan banyak sperma di dalam rongga perutnya berupa spermatesa. Namun ada hal unik dari hewan ini, yakni kada betina dapat menentukan jenis kelamin anak sesuai keinginannnya.

Ketika mereka sudah melakukan perkawinan, maka ia akan berpisah kembali. Kadal jantan akan terus mencari banyaknya betina untuk melakukan perkawinan, sementara sang betina akan mencari tempat yang aman dari serangan para predator untuk mengeluarkan telur-telurnya.

Jika sudah menemukan tempat yang aman, maka telur kadal betina akan ditinggalkan begitu saja dan calon anak kadal akan berjuang sendiri untuk tetap bertahan hidup dan dapat berkembang.

Klasifikasi Kadal

Contoh klasifikasi kadal

Pastinya kalian sudah tau kan bahwa kadal adalah hewan yang tergolong vertebrata, karena memiliki tulang belakang. Kadal juga termasuk golongan reptil yang mempunyai nama Latin Mabouya multifasciata. Untuk klasifikasi ilmiah dari kadal adalah sebagai berikut:

Kingdom:Animalia
Filum:Chorcodata
Kelas:Reptilis
Ordo:Squamata
Famili:Scinccidae
Genus:Mabouya
Spesies:Mabouya Multifasciata

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Jangkrik

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja sedikit penjelasan yang dapat saya berikan untuk Anda tentang siklus daur hidup kadal yang terjadi tanpa metamorfosis. Semoga dengan adanya informasi yang saya tulis dalam blog ini bisa membantu dan menambah pengetahuan Anda.

Tinggalkan komentar