Daur Hidup Hewan

Daur Hidup Hewan adalah sebuah proses yang akan dialami semua makhluk hidup yang diawali dengan pertama kali organisme itu lahir dan diakhiri dengan kematian. Mak dari sini sudah bisa dikatakan bahwa semua makhluk hidup akan mengalami sebuah daur hidup.

Bukan hanya tumbuhan dan hewan saja, sebenarnya manusia juga memiliki tahapan siklus daur hidup. Untuk daur hidup yang dialami oleh hewan biasanya sering dinamakan dengan proses metamorfosis.

Pada makhluk hidup berupa hewan pada dasarnya memiliki 2 jenis daru hidup, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Biar tidak penasaran, berikut ini saya berikan penjelasan tentang daur hidup hewan secara lengkap, mulai dari pengertian, contoh dan ciri-cirinya. Yuk langsung simak saja!

Apa Itu Daur Hidup Hewan?

Ilustrasi gambar siklus daur hidup hewan

Secara singkatnya, pengertian daur hidup hewan adalah sebuah proses dimana hewan atau makhluk hidup mengalami perubahan bentuk sepanjang hidupnya hingga kematian.

Perubahan bentuk tubuh pada hewan pada dasarnya disebabkan pertumbuhan dari sel yang terjadi seiring berjalannya waktu. Sementara cepat lambatnya pertumbuhan yang dialami oleh hewan dapat dipengaruhi oleh faktor makanan dari hewan itu sendiri.

Seperti yang telah sedikit saya singgung diatas, apabila hewan dilihat dari bentuk fisiknya, maka memiliki 2 bentuk siklus daur hidup, yakni daur hidup dengan metamorfosis atau tanpa metamorfosis.

Daur Hidup Hewan dengan Metamorfosis

Daur hidup dari hewan dengan metamorfosis merupakan sebuah proses pertumbuhan bentuk hewan secara bertahap sesudah kelahiran atapun penetasan hingga menjadi dewasa.

Nah, penting juga kalian ketahui, bahwa di dalam proses metamorfosis akan dibedakan lagi menjadi 2 jenis, yakni sempurna dan tidak sempurna. Untuk memudahkan pemahaman, berikut ini penjelasannya:

1. Metamorfosis Sempurna

Tidak sedikit juga orang yang bertanya-tanya tentang apa sih yang dimaksud dengan metamorfosis sempurna itu?

Pada dasarnya metamorfosis sempurna dari daur hidup hewan adalah sebuah bentuk proses metamorfosis yang melewati lima tahapan, namun umumnya akan melewati empat fase saja, antara lain:

  • Telur

Fase telur merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh makhluk hidup (hewan) induknya, untuk memperbanyak populasinya.

  • Larva

Fase larva merupakan suatu bentuk muda dari hewan yang berkembang biak melewati metamorfosis yang dimulai pada saat telur sudah menetas.

  • Kepompong atau Pupa

Tahap kepompong atau pupa merupakan fase yang terjadi ketika larva memasuki tahap dewasa. Siklus daur hidup makhluk hidup yang tidak melewati fase ini adalah hewan berbadan dan selain jenis kupu-kupu.

  • Nimfa

Fase nimfa merupakan hewan muda yang mirip dengan hewan yang hampir tumbuh dewasa. Namun pada tahap ini ukurannya masih terlihat lebih kecil dan terdapat beberapa organ tubuh yang masih belum tumbuh.

  • Imago

Fase imago merupakan tahapan terakhir dari sebuah proses metamorfosis, dimana di dalam tahap ini hewan tersebut sudah memiliki alat reproduksi sempurna serta telah siap untuk melakukan perkawinan.

Berikut ini juga sudah saya berikan contoh daur hidup hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, antara lain:

1. Daur Hidup Hewan Kupu-Kupu

Siklus hidup kupu-kupu

Contoh pertama dari daur hidup hewan adalah yang dilalui kupu-kupu, yakni akan bertelur di permukaan daun. Lalu akan menetaskan telurnya menjadi ulat atau larva dengan makanannya adalah daun tumbuhan.

Ketika sudah mendapatkan makanan yang cukup, ulat tersebut akan tumbuh dan berkembang menjadi kepompong atau pupa. Akhirnya kepompong jika sudah melewati waktunya akan berubah menjadi kupu-kupu.

Disini kupu-kupu dewasa ajab bertelur lagi dan melalui proses seperti yang saya jelaskan diatas. Untuk urutan dari siklus daur hidup kupu-kupu antara lain:

(Telur) – (Ulat/larva) – (Kepompong) – (Kupu-kupu muda) – (Kupu-kupu dewasa)

2. Daur Hidup Hewan Nyamuk

Gambar siklus hidup nyamuk

Pada mulanya, nyamuk betina akan bertelur diatas air, lalu telur tersebut akan mulai berubah menjadi jentik-jentik atau larva tingkat I (pertama).

Kemudian larva tersebut akan menetas dan tumbuh berkembang menjadi larva tingkat II atau pupa. Nah, setelah itu pupa akan keluar menjadi nyamuk.

Proses daur hidup dari nyamuk akan dimulai dari telur hingga menjadi pupa yang terjadi di dalam air. Nyamuk juga akan mengalami tahapan kepompong, oleh karena itu nyamuk bisa dikelompokkan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa nyamuk, antara lain:

(Telur) – (Ulat/Larva) – (Pupa) – (Nyamuk muda) – (Nyamuk dewasa)

3. Daur Hidup Hewan Katak

Gambar siklus hidup katak

Siklus metamorfosis katak akan diawali dari perubahan bentuk telur menjadi bentuk dewasa.

Telur katak akan menetas menjadi kecebong atau yang biasa disebut dengan beludru dalam air. Kecebong akan bernafas menggunakan insang dan memiliki mulut dan ekor, sehingga bisa memudahkannya berenang di dalam air.

Setelah itu, kecebong akan tumbuh dan bermetamorfosis berupa kaki belakang dan kaki depannya.

Untuk paru-paru ketika sudah berkembang, maka kecebong akan mulai berenang di permukaan air dalam bernapas. Di bagian tubuh katak, ekor akan terserap oleh tubuh sebagai tahap akhir dari daur hidupnya.

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa katak, antara lain:

(Telur) – (Kecebong/berudu) – (Katak berekor) – (Katak muda) – (Katak dewasa)

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Katak Lengkap

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Daur hidup hewan yang mengalami metamorfosis sempurna merupakan suatu bentuk proses metamorfosis yang hanya mengalami serta melewati tiga tahapan saja, yakni dari telur menjadi nimfa atau larva dan terakhir menjadi dewasa.

Untuk jenis hewan yang mengalami daur hidup metamorfosis tidak sempurna bentuk fisik muda dari hewan ini cenderung mirip dengan induknya. Namun hanya saja terdapat beberapa bagian tubuh yang belum terbentuk sempurna.

Adapun untuk beberapa contoh daur hidup hewan yang mengalami tidak metamorfosis ini, antara lain

1. Daur Hidup Hewan Capung

Gambar metamorfosis daur hidup hewan capung

Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna pertama ini adalah capung. Di dalam fase metamorfosis capung betina umumnya akan meletakkan telurnya pada tumbuhan yang hidupnya di dalam air.

Telur capung sendiri akan diselimuti dengan lendir, dan biasanya akan menjadi larva di dalam dua hari hingga satu minggu.

Selanjutnya larva tersebut akan berkembang menjadi nimfa yang hidup di dalam air. Maka nimfa inilah yang akan menjadi predator memangsa anak ikan dan juga beludru.

Setelah itu, capung akan terlepas dan keluar dari kulit nimfa, namun disini capung termasuk hewan yang tidak mengalami proses kepompong.

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa capung, antara lain:

(Telur) – (Nimfa) – (Capung muda) – (Capung dewasa)

2. Daur Hidup Hewan Belalang

Metamorfosis belalang

Di dalam metamorfosis yang dialami oleh belalang betina biasanya akan meletakkan telurnya di tanah atau pada tumbuhan tertentu. Belalang pada umumnya akan melalui proses bertelur yang memakan waktu hingga 3-4 hari sampai semua telur dikeluarkan.

Kemudian ketika telur sudah menetas, maka akan menjadi nimfa atau belalang muda yang mempunyai bentuk tubuh yang sama, namun belum mempunyai sayap.

Pada dasarnya proses nimfa ini akan berlangsung kurang lebih selama 25 hingga 40 hari.

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa belalang, antara lain:

(Telur) – (Nimfa) – (Belalang muda) – (Belalang dewasa)

3. Daur Hidup Hewan Jangkrik

Ilustrasi gambar metamorfosis jangkrik

Pada umumnya jangkrik betina akan meletakkan telurnya di dalam pasir atau tanah. Kemudian telur tersebut akan menetas dan akan menjadi nimfa atau anak jangkrik.

Di dalam tahap ini, jangkrik akan mengalami pergantian kulit sebanyak 6 hingga 8 kali. Sesudah mengalami tahap pergantian kulit yang terakhir, nimfa kemudian akan menjadi jangkrik dewasa (imago).

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa jangkrik, antara lain:

(Telur) – (Nimfa/anak jangkrik) – (Jangkrik dewasa)

4. Daur Hidup Hewan Kecoa

Siklus daur hidup kecoa

Kecoa atau lipas betina biasanya akan bertelur dalam jumlah yang terbilang cukup banyak dan akan diletakkan diatas permukaan tanah ataupun di tumpukkan sampah.

Perlu diketahui, kecoa sendiri tidak mengalami fase kepompong, maka dari itu kecoa termasuk hewan yang mengalami proses metamorfosis tidak sempurna.

Berikut ini adalah urutan dari siklus daur hidup hewan berupa jangkrik, antara lain:

(Telur) – (Nimfa) – (Kecoa muda) – (Kecoa dewasa)

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Sapi

Daur Hidup Hewan Tanpa Metamorfosis

Hewan yang mengalami daur hidup tanpa metamorfosis biasanya seperti kucing, ayam dan masih banyak lagi contohnya. Untuk penjelasan lebih mudahnya sudah saya berikan dibawah ini:

1. Siklus Hidup Kucing

Ilustrasi metamorfosis kucing

Kucing adalah hewan yang dalam siklus hidupnya tidak mengalami proses metamorfosis. Sangat berbeda dengan ayam, kucing akan berkembang biak dengan cara melahirkan atau bernama sebab ia memiliki kucing dan kelenjar susu.

Kucing dewasa yang sudah melakukan perkawinan biasanya akan mengalami masa mengandung sekitar 3 bulan kemudian lahirlah anak kucing. Anak kucing tersebut biasanya mempunyai rambut yang tidak jauh berbeda dengan induknya.

Akan tetapi ada juga anak kucing yang memiliki warna rambut berbeda dengan induknya. Mulai kucing lahir hingga menjadi dewasa, tubuh kucing tidak akan berubah bentuknya, hanya saja mengalami pertumbuhan dan gerakannya yang semakin lincah.

2. Siklus Daur Hidup Ayam

Siklus hidup ayam

Selain kucing, ada juga hewan lain yang mengalami siklus hidup tanpa metamorfosis. Ayam sendiri termasuk jenis unggas yang banyak diternak oleh manusia serta berkembang biak dengan cara bertelur.

Jika dierami, telur-telur tersebut akan bisa menetas mengeluarkan anak ayam dengan bentuk kecil yang hampir kondisi fisiknya sama dengan induknya.

Metamorfosis ayam sejak menetas dari telur hingga tumbuh menjadi dewasa tubuhnya tidak berubah. Hanya saja ukuran tubuhnya saja yang mengalami perubahan sebab akan semakin besar dan warna bulunya semakin jelas.

Namun selain kucing dan ayam, sebenarnya masih banyak lagi jenis hewan yang mengalami siklus hidup tanpa metamorfosis.

Pelajari Juga Yuk! Daur Hidup Ayam Lengkap

Siklus Hidup Ubur-Ubur

Gambar siklus daur hidup pada ubur-ubur

Setelah mengetahui siklus daur hidup dengan metamorfosis dan tanpa metamorfosis, coba sekarang tebak ubur-ubur daur hidupnya bagaimana?

Ubur-ubur yang hidup di laut berkembang biak dengan cara aseksual ataupun seksual. Oleh karena itu, ubur-ubur seringkali dijumpai dalam bentuk medusa dan berada di dalam tahap generatif, yakni bisa menghasilkan sel kelamin.

Sel kelamin yang nantinya dilepaskan ke dalam air bisa mengalami fertilisasi. Zigot nantinya akan berkembang menjadi larva, lebih jelasnya perhatikan tahapan dibawah ini:

(Zigot) – (Planula) – (Skifistoma/Scifistoma) – (Efira) – (Medusa)

Akhir Kata

Nah, mungkin hanya itu saja penjelasan yang biasa saya berikan tentang daur hidup hewan beserta gambanya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu dan menambah pengetahuan Anda lagi.

Tinggalkan komentar